Translate

Sabtu, 24 Mei 2014

Setengah Tiga

Selamat siang menjelang sore yg penuh dengan kegalauan. Dunia sedang menyambutku dengan penuh senyuman. Ketika malam tiba, mungkin aku tak sesibuk kemarin lagi. Hari ini ada seberkas cahaya yang terpancar dari wajah. Sesuatu yg baik terjadi hari ini.
Dibalik sedikit kebahagiaan ini, kesedihan selalu mengikutiku. Tak pernah terlepas sejak saat itu, tepat dimana semuanya berubah.
Entah apa yg terjadi, tapi aku selalu bertahan dengan keadaan ini, sampai saatnya tiba. Saat apa? Haha.. saat dimana semua ini akan benar-benar berakhir, atau berlanjut. Yaa.. entahlah.

Meneruskan kehidupan seperti biasa, lebih tepatnya lagi seperti dulu, haha... dulu sebelumnya aku begitu asik dengan kehidupan yang serba sendiri, bersama teman, menikmati indahnya hidup.
Inilah alasan mengapa penyesalan selalu ada di belakang. Setelah dipikirkan, tidak ada gunaya utk menyesali, toh itu semua nggak akan ngembaliin yg dulu.


Malam kembali hadir. Tidur pulas menemani sore mendung tadi. Sempat pulang dan kembali lagi. Kembali berkumpul bersama mereka yang selalu ada bersamaku, tapi aku yg tak selalu ada untuk mereka.
Ahh... teman.
Apa yg ku bawa ke sini? Kesedihan? Nggak juga.
Kebahagian? Lebih-lebih lagi nggak ada. Hehe. Hanya ini, tubuh. Terbawa kesana kemari mengikuti kemana arah kaki berjalan.

Senang bersama mereka yg selalu menghibur kesendirian ini.
Nampak kini di depan hadapanku, sesuatu yg begitu bersinar, sangat terang. Bersuara, lucu, menghibur. Ini yg bisa menemani kesunyian di dalam hati.
Apa itu? Sesuatu yg selalu kita rasakan tiap hari, mungkin bagi mereka yg menyenanginya.

Biarkan malam ini ku lewati bersama mereka, bersama sesuatu yg bersinar itu. :) 
Mungkin akan menjadi malam panjang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar